laptop1

Bukan maksud saya menjatuhkan nama Perusahaan Operator Seluler ini, lebih baik simak dengan cermat pengakuan saya sebagai pengguna jasa operator terbesar ini.

Berawal dari awal bulan ini, tepatnya 4 januari, semenjak saya melepaskan atribut sebagai seorang wanita pekerja kantoran, sepertinya diam di rumah bukan hal yang tepat bagi saya. Apalagi dengan pekerjaan sampingan yang sudah 4 bulan ini saya rintis. Yah, sebut saja bisnis online, untuk menambah uang saku sekedar membelanjakan mainan anak saya jika sedang jalan-jalan di mall, atau membelanjakan uang saku itu untuk menambah kitchen property saya, dan masih banyak keinginan-keinginan saya yang lain.

Akhirnyapun ,dengan beberapa kali diam dan didiamkan oleh suami perihal berdebat akan menggunakan provider mana untuk koneksi internet di rumah, sayapun lebih baik mengikuti apa keinginan suami. Jatuhlah pilihan saya pada FLASH dengan paket unlimited, hasil dari promosi teman lama saya yang ternyata sekarang sudah diangkat menjadi karyawan tetap di perusahaan itu (congrtaz yah, Di..)

Berarti jika terhitung dari tanggal 4 Januari sampai hari ini tanggal 22 Januari, 18 hari sudah saya menggunakaning fasilitas ini. Paket unlimited tanpa modem, karena memang lebih baik langsung saya colokkan HP saya menggunakan kabel data dengan laptop, dan bisa sewaktu-waktu saya browsing langsung via HP saya. Paket flash ulimited yang saya aktifkan adalah 125ribu per bulan, koneksi yang lumayan bagi saya, yang penting saya bisa surfing kesana kemari dan bisa upload plus download sesuai apa yang saya butuhkan.

Satu dua hari, koneksi lancar, cepat tanpa putus jika bukan saya yang memutuskannya. Hari berikutnya jika tanda bulatan biru muda di layar HP pertanda ada sinyal 3G itu hilang, maka koneksinya pindah via GPRS, dan penyakit ‘lemot bin lelet” nya datang.

Hari-hari berikutnya, jika tanda sinyal 3G itu hilang, lantas tanda bulatan bola dunia yang berputar-putra di screen HP mulai redup, sudah barang tentu diikuti dengan pergerakan takdir bahwa koneksi bakalan mampus. Nah, untuk menghidupkan koneksi itu lagi, saya harus mencabut kabel data saya dan searching network manual pada HP. Dan setelah menemukan sinyal 3G lagi, koneksipun kembali normal seperti semula.

Hari berikutnya dan berikutnya, kejadian serupa bertambah parah, jika koneksi mampus, bukan hanya kabel data saya saja yang harus saya cabut dari Hp saya, namun HP harus saya restart (matikan dan hidupkan lagi), baru bisa koneksi kembali berjalan. Dan itupun tidak bisa langgeng, cuma beberapa menit dari surfing saya, kejadian mampus koneksi terulang kembali.

Parahnya satu dua hari belakangan, padahal sudah saya restart sampai hampir 10 kali dalam waktu belum ada 1 jam, kabel data yang sudah di colokkan tetep tidak membuat koneksi bergeming. Sempat membuat Hp saya “hang” pula, dan harus terpaksa mencabut batere Hp saya untuk menyalakan Hp saya kembali.

Dan kagetnya lagi, setelah saya cek *888#, tagihan saya 14.766.200 (empat belas juta sekian), bagaimana saya tidak panik?

Spontan saya menghubungi rekan saya tadi, dan dijelaskan olehnya bahwa itu memang tagihan normal pemakaian per kilo bytenya jika tidak menggunakan unlimited, namun jika unlimited ya tagihan tetap 125 ribu untuk biaya flashnya, dan sampai di buktikan dengan tagihan berjalan dari system yang dia cek sampai detik ini juga masih 175 ribu rupiah, dengan rincian 125 ribu untuk flash, dan 50 ribu untuk pemakaian telpon/sms. Ahhh leganya saya. dan yang sempat dia tegaskan, asalkan APN di settingan HPnya menggunakan internet/telkomsel, dan jangan menggunakan APN “flash”. baiklah… akan selalu saya ingat teman !

Kembali ke masalah koneksi. Sampai saat ini saya masih bingung mau menyalahkan siapa, network-nya kah? HP saya kah? Kabel data saya kah? Aplikasi koneksi modem di laptop saya kah? Ketololan saya kah? Yang jelas, semua operator pasti punya kelebihan dan kekurangan dalam melayani pelanggan. Namun untuk Flash, saya acungi jempol  untuk kecepatan aksesnya, lumayan banget (dalam catatan jika koneksinya pas sehat). Dan sayapun sudah tau kuncinya, saya harus mulai koneksi internet saya antara jam 12 malam sampai jam 6 pagi, sudah saya buktikan. Jam segitu saya bisa kalap download segala hal dengan secepat kilat. Diluar jam itu…? jangan harap saya tidak bisa mengendalikan naik pitamnya saya menghadapi musuh koneksi bebal seperti ini.

bagi yang ingin menggunakan Flash, semoga tidak mengalami hal seperti saya, karena mungkin jangkauan daerah rumah saya saja yang tidak terlalu tercoverage jaringan flashnya. Ketika saya share dengan teman-teman saya di beberapa kota, mereka nyaman-nyaman saja menggunakannya kok. Sudah takdir saya kali yaaa…:)