Pfiuh, mandi pagi-pagi..? Brrr.. dingiiiinnnn… Tapi rasa dingin yang menusuk pori² menembus tulang tidak kurasakan tadi pagi. Justru pori² itulah yang menembus permukaan kulitku untuk mengeluarkan bulih² keringat. Panas sekali udara hari ini..

Pukul 8 pagi, saatnya perjalanan menuju ke kantor,  duduk manis dengan bapak² yang berusia setengah abad membelakangiku, naik motor melewati beberapa meter jalan raya untuk sampai ke kantor. Begitu sampai kantor wajahku serasa tersengat bara api. Bedak dan fondation yang kuoleskan tipis² mulai dari pelipis, dahi, sampai ke leher sedikit demi sedikit mengucurkan peluh. Panas sekali udara hari ini..

Kemarin perjalanan luar kota kami, sampai juga di tujuan.. Kebun Raya !! Semi hutan buatan yang rindang, dengan deruan angin yang pelit. Dan gencaran sinar matahari yang menembus melalui sela² dedaunan, berhasil pula mengucurkan keringat di sekujur tubuh. Dibuatnya lengket, karena angin kecil itu sedikitpun tidak ada segar²nya, hanya debu yang memuat setiap hembusannya. Ah, risih ! Rasanya ingin mandi saja menceburkan diri ke air terjun. Panas sekali udara hari itu..

Yah.. ! Panas ! HOT ! Sumuk ! Gerah !

Itulah yang bisa dirasakan belakangan ini. Dan informasi koran tadi pagi menjawab semuanya. “Suhu Udara Metropolis Tertinggi Terjadi Pada 20 Hingga 24 Oktober”. Hmm bekisar antara 35-37 derajat celcius. Matahari saat ini tepat di atas pulau jawa. Gile bener !! Pantesan panas sekali udara hari ini..

Saat ini, matahari bergerak semu dari arah katulistiwa menuju garis lintang selatan (LS). Fenomena itu terjadi menjelang pergantian musim dari kemarau menuju penghujan. Posisi matahari diperkirakan ada di 6-7 derajat LS, persis dengan derajat lintang sebagian wilayah Jatim, terutama Surabaya.

Hmm.. menjelang musim penghujan, panasnya bisa sampe seperti ini ya… gilingaaaaannn !! Panas sekali udara hari ini..

Salah satu efek dari global warming-kah ini? Hiks..😦

Ga bisa bayangin, kita mah masih enak, sedari pagi sampe sore bekutat di kursi empuk dan ruangan dingin ber AC, pulang² ke rumah juga masih bisa tidur pulas dengan kamar empuk dan dingin ber AC. Bagaimana dengan yang bekerja mengayuh becaknya di tengah terik matahari? Kuli² bangunan? Para pekerja pasukan kuning yang menyapu jalanan? Dan lain² sejenisnya…