December 16, 2008 • 17:11
Semoga ga pada bosen ajah baca postinganku tentang maryamah karpov. Maklumlah, bgini ini model orang-orang yang baru khatam baca buku. Heueheuehu.. kalo rating antara 0 sampai sepuluh, novel ini aku kasih angka 10 deh. Ga ada kata-kata lain yang bisa mewakili bahwa novel ini bagus banget. Pemilihan kata-kata dari kalimat demi kalimat benar-benar andrea hirata sekali. Perwakilan dari pemunculan beberapa cerita sebelumnya, mulai dari laskar pelangi, sang pemimpi dan edensor, terkuak dengan ujung maryamah karpov.
Mimpi yang begitu dahsyat membuahkan pengalaman yang sangat dahsyat dan hasil yang lebih dahsyat. Pertaruhan jiwa dan raga, hidup dan mati karena cinta. Belajar dengan logika, menalarkan semua hal dengan logika, meski tanpa basic ilmu musik sekalipun hanya dengan ilmu logika dia bisa spontanitas melantunkan sebuah lagu dengan biola. Dengan pertimbangan dasar² logika, dia bisa mengangkat kapal raksasa yang karam beratus-ratus tahun lamanya. Dengan pemikiran yang logis pula dia berhasil menemukan A Ling pujaan hatinya. Dan tanpa pemikiran logika, dan hanya karena cinta, dia berani untuk datang ke klinik gigi, heuheueheue…
Petualangan novel terakhir dari tetralogi laskar pelangi ini benar-benar merenggut semua waktu yang aku punya untuk sebentar mengabaikan keberadaan suamiku di sampingku sesaat menjelang tidur. Bravo.. !! Belum pada punya bukunya? Belum baca novelnya…? Anda termasuk kaum yang merugi !!!
Filed under: novel , novel, andrea hirata, maryamah karpov
November 26, 2008 • 10:56

Jika aku dulu tak menegakkan sumpah sekolah setinggi-tingginya demi martabat ayahku, aku dapat melihat dengan terang sore ini: sedang berdiri dengan tubuh hitam kumal, yang kelihatan hanya mataku, memegang sekop menghadapi gunungan timah, mengumpulkan napas, menghela tenaga, mencedokinya dari pukul delapan pagi sampai maghrib, menggantikan tugas ayahku, yang dulu menggantikan tugas ayahnya. Aku menolak semua itu! Aku menolak perlakuan buruk nasib pada ayahku dan pada kaumku. Kini Tuhan telah memeluk mimpiku. Atas nama harkat kaumku, martabat ayahku, kurasakan dalam aliran darahku, saat nasib membuktikan sifatnya yang hakiki bahwa ia akan memihak kepada para pembarani.
Setelah ditunggu selama 1 tahun lebih, Andrea Hirata akhirnya bisa merampungkan novel terakhirnya dari Tetralogi Laskar Pelangi. Novel setebal 520 halaman ini akan diluncurkan tanggal 28 november 2008, pukul 19.00 WIB di mp book point, jl. puri mutiara raya no. 72, jeruk purut, jakarta selatan.
Dalam acara yang bersifat terbuka ini, Andrea Hirata akan hadir. Kesempatan ini sebetulnya amat jarang ini (karena baru kali ini novel andrea diluncurkan secara seremonial). Karena itu maka secara spesial dibacakan satu bab dari novel Maryamah Karpov: Mimpi-mimpi Lintang. Pembacanya siapa lagi kalau bukan Iman Soleh. Aktor monolog, koreografer, sutradara teater, dan banyak lagi ini akan menampilkan satu monolog dari penggalan karya terakhir Andrea Hirata. Oh iya, dia juga akan membawakan satu puisi karya Ayip Rosidi berjudul Jante Arkidam.
Dan, dalam acara APA KABAR INDONESIA PAGI, TV one akan mengangkat tema tentang buku. Maryamah Karpov: Mimpi-mimpi Lintang merupakan buku pertama yang dibahas dalam acara talkshow pagi yang biasanya lebih membahas soal kebijakan publik dan masalah politik.
Selaku pembahas tentu saja adalah Andrea Hirata sang penulis didampingi pihak penerbit. Acaranya sendiri berlangsung tanggal 28 november pukul 08.00. Hmmm pas jam masuk kantor
Ga bisa liat dehhh …:(
Filed under: novel , andrea hirata, maryamah karpov, novel

Novel ketiga karya tulis Andrea Hirata yang bener-bener memukau. Sebuah keoptimisan yang membuat mimpi menjadi nyata. Dengan bekal beasiswa, Arai dan Ikal mampu menjelajah negeri orang. Sorbonne, Perancis ! Ikal yang sempat tersentuh hatinya dengan aliran chemistry wanita secantik Katya. Namun tidak sanggup membohongi hatinya sendiri bahwa ia masih mengharapkan wanita dengan jemari lentik tragedi kapur di toko sinar harapan. Read the rest of this entry »
Filed under: novel , andrea hirata, edensor, ikal, novel, review

Ikal,Arai, dan Jimbron. Mereka bertiga inilah sang pemimpi dari pedalaman Belitong yang berangan-angan untuk bisa sekolah ke Perancis, menjelajahi Eropa, bahkan sampai ke Afrika. Novel kedua yang digarap oleh Andrea Hirata, masih kelanjutan cerita dari laskar pelangi, masih menggambarkan tentang Ikal yang menjalani kehidupannya. Kali ini Ikal hanya ditemani oleh arai dan Jimbron saja, bukan ke sepuluh temannya seperti yang di Laskar pelangi.
Ada satu hal ketika aku membacanya dan membuatku tertawa lebar, haha.. pada saat nonton biskop selembar kain merah yang mengumbar syahwat, dan ketahuan kepala sekolahnya. Wakakaka… Trus yang mereka di kejar dan sembunyi masuk peti es yang berisi ikan dan berbau anyir, hahaha… perbuatan bodoh !
Ah, rasanya ngga perlu panjang lebar kutulis review-annya, jadi ga seru ntar yang belom baca novelnya. Yuukkk baca yuukk.. mari kita kembangkan budaya membaca.. !!
Filed under: novel , andrea hirata, ikal, novel, review
Recent Comments