read it.. feel it.. write it..

Icon

Bayi menangis? Apa artinya?

Pernah ngerasa sumpek ngga’ kalo tiap malem kita begadang karena bayi nangiiiisss mulu? Pernah bingung engga’ apa yang sebetulnya  diinginkan oleh si bayi?

Bayi berkomunikasi lewat tangisan. Semua orangtua dan calon orangtua tahu ini. Tapi, tahukah Anda bahwa bayi juga bisa menangis ketika emosi Anda sedang negatif ?Ketika feeling anda juga sedang stress?

Saking lembut dan perasanya bayi, mereka bisa membedakan sentuhan yang biasa (penuh kasih dan sayang) dengan sentuhan yang sedang emosi dari orang yang sama. Tak hanya itu saja, bayi memiliki tangisan berbeda untuk masalah yang berbeda. Pada mulanya, tangisan bayi mungkin terdengar sama saja, tetapi bila orangtua cermat menyimak, lama-lama akan tahu “arti” jenis tangisan yang berbeda. Sampai dengan usia tiga bulan, bayi memang masih sering menangis, kemudian frekuensinya akan menurundan orangtua biasanya dapat mengenali tangisannya.

- Bayi lapar, mula-mula terjadi tangisan yang ritmis, semakin lama semakin keras, dan akan berhenti setelah diberi susu.

- Mengantuk atau lelah, tangisannya berfluktuasi dalam hal nada serta volume suara dan tidak teratur. Tanda-tanda lainnya adalah mengisap jari, mengucek-ucek mata, menepuk-nepuk telinga, terlihat gelisah dan sesekali memutar kepalanya dari satu sisi ke sisi lain.

- Kesakitan, tangisannya keras dan melengking. Setengah berteriak, tangisannya panjang. Wajahnya memperlihatkan rasa tidak nyaman.

- Pipis atau BAB, tangisannya terdengar berteriak dengan suara yang keras. Napasnya agak tersendat karena temponya berubah lebih cepat disusul dengan suara tangisan berikutnya.

- Takut. Tangisannya tiba-tiba, keras, dan melengking seperti megap-megap untuk menarik napas. Tangisan itu akan menghilang kalau rasa takut sudah teratasi.

- Bosan atau kesepian, tangisannya pendek-pendek, kadang diam, kemudian menangis pendek lagi.

{sumber : kompas.com}

Filed under: parent & baby , , , , , ,

Pengaruh nonton TV pada anak usia di bawah 2 tahun

Coba perhatikan, berapa jam dalam sehari bayi kecil Anda terpapar siaran televisi? Satu jam? Dua jam? Atau lebih? Atau jangan-jangan TV telah menjadi ’menu wajib’ pengasuhan sehari-hari? Misalnya, memberi makan harus sambil menonton TV, kalau tidak, anak bakal mogok makan. Atau kalau menangis, dia akan terhibur dan diam setelah menonton TV.

Jika ya, Anda perlu berhati-hati. TV bisa membawa dampak negatif bagi si kecil. Di Indonesia hal ini memang tidak terlalu dipermasalahkan, karena sebagian besar masyarakat masih menganggap TV sebagai “virtual baby sitter”. Tetapi di negara-negara maju, sejumlah ahli justru menganjurkan agar bayi yang berusia kurang dari 2 tahun, tidak menonton TV sama sekali. Mengapa? Indri Savitri, Psi, Kepala Divisi Klinik dan Layanan Masyarakat Lembaga Psikologi Terapan UI, menjelaskan alasan-alasannya untuk Anda. Read the rest of this entry »

Filed under: parent & baby , , , ,

CARA MENEBAK JENIS KELAMIN BAYI ANDA

Jika Calon Bayi Anda Laki-laki
• Anda tidak mengalami morning sickness pada masa awal kehamilan
• Detak jantung bayi anda kurang dari 140 detak per menit
• Anda akan merasakan berat beban pada bagian depan tubuh anda
• Perut anda akan terlihat bulat sempurna seperti bola basket
• Daerah areola (daerah hitam sekitar puting susu) anda berwarna lebih gelap
• Bentuk perut anda lebih condong ke arah bawah
• Anda ngidam makanan asin dan asam
• Anda ngidam makanan yang mengadung protein seperti daging dan keju
• Telapak kaki anda terasa lebih dingin dibanding sebelum anda hamil
• Tangan anda terasa kering
• Wajah anda menghadap ke arah utara saat tidur
• Suami anda bertambah berat badan, seperti halnya anda
• Anda terlihat lebih cantik dari sebelumnya
• Urin anda berwarna kuning cerah
• Hidung anda tampak lebih mekar
• Jika anda menggantungkan cincin kawin anda diatas perut anda makan cincin tersebut akan bergerak memutar
• Anda mengalami sakit kepala

Jika Calon Bayi Anda Perempuan
• Anda mengalami morning sickness pada awal masa kehamilan
• Detak jantung bayi anda sekurang-kurangnya 140 detak per menit
• Anda akan merasakan berat beban pada bagian pinggul dan punggung
• Payudara bagian kiri anda lebih besar dibanding payudara bagian kanan anda
• Rambut anda tumbuh berwarna lebih merah dari sebelumnya
• Bentuk perut anda akan condong ke arah atas
• Perut anda akan tampak bulan oval seperti buah semangka
• Anda ngidam makanan-makanan manis
• Anda ngidam buah-buahan
• Anda ngidam jus jeruk
• Anda terlihat lebih cerewet dibanding sebelum kehamilan
• Anda akan terasa lebih moody dibanding sebelum kehamilan
• Kulit wajah anda terlihat lebih bermasalah dibanding sebelumnya
• Anda menolak memakan roti dengan kulitnya
• Payudara anda terlihat sangat mengembang
• Wajah anda menghadap ke selatan saat tidur
• Urin anda akan berwarna kuning kusam
• Jika anda menggantungkan cincin kawin anda diatas perut anda makan cincin tersebut akan bergerak dari sisi kanan kekiri atau sebaliknya.

http://parenting.ivillage.com

Filed under: parent & baby ,

Pro & Kontra Imunisasi

Hari minggu kemarin sempet baca koran tentang kontroversi imunisasi buat bayi. Beberapa bulan yg lalu saya sempet membahas hal ini pada blog saya, ternyata sekarang sudah ada pencerahan.

Menteri kesehatan sudah memproklamirkan, bahwa imunisasi selain imunisasi wajib (BCG, DPT, Hepatitis, polio, campak) sebaiknya dihindari saja. Kalo dulu saya sempat membahas bahwa imunisasi MMR bisa menyebabkan autis, ternyata hal tersebut telah dibenarkan pada wacana di koran yang telah saya baca kemarin.

Hmm ibu-ibu… padahal imunisasi MMR dsb itu mahal bukan? Ya udah dari pada buang uang mahal-mahal, dan ga jelas aman ato nggak buat anak kita, mending imunisasi yg wajib-wajib aja. Tambahan-tambahan yg lain kan cuma vaksin yg hasil coba anak-anak negara sana, belum tentu cucok bagi anak-anak sini. Semoga bisa jadi wacana yg bermanfaat…

Filed under: parent & baby, share

9,5 month old – no teeth yet

Nadia is 9 months 2 weeks and 3 days.. today.

 

Perkembangan yang begitu pesat saya rasakan akhir-akhir ini, dengan kemampuannya merangkak untuk meraih benda-benda yang agak jauh dari tempatnya duduk, merubah posisinya dari posisi tidur ke duduk dengan sendiri nya, merayap dari bawah ke tembok/kursi, mengucapkan beberapa kata-kata baru, menirukan gerak-gerak tangan orang sekeliling yang mengajaknya berinteraksi, mengikuti irama musik dan beberapa perkembangan nya yang lain.

 

Hal ini normal-normal saja terjadi di usia anak antara 9-10 bulan, seperti layaknya Nadia. Namun muncul kegelisahan saya sebagai seorang new mommy,  dengan belum tumbuhnya gigi satupun di gusi anak saya.

Tanda-tanda gusi terasa keras pada saat menggigit puting susu, sudah muncul sejak dia berusia 7 bulan. Namun, sampai saat inipun, gigi susu itu belum saya jumpai.

 

 

 

Dengan berbagai sumber yang saya dapatkan sebagai wacana, ternyata bukan saya saja yang pernah mengalami hal serupa, beberapa ibu-ibu yang lain bahkan pernah mengalami kecemasan serupa, sampai anaknya berusia 1 tahun belum juga tumbuh gigi. Read the rest of this entry »

Filed under: parent & baby , , , , ,

massage dan bodyspa solusinya home sweet home aneka kebutuhan perlengkapan wedding ke bali yuuukkk blajar food photography yuuk

my feeling

My Unkymood Punkymood (Unkymoods)

who's online

Blog Stats

  • 29,602 guest